sekadar ingin berkongsi

Ahad, 19 Februari 2012

HIKMAH BERMANIS MUKA :-)


Abu Yazid Al Busthami, pelopor sufi, pada suatu hari pernah didatangiseorang lelaki yang wajahnya kusam dan keningnya selalu berkerut.Denganmurung lelaki itu mengadu,’Tuan Guru, sepanjang hidup saya, rasanya takpernah lepas saya beribadah kepada Allah. Orang lain sudah lelap, sayamasih bermunajat. Isteri saya belum bangun, saya sudah mengaji. Saya jugabukan pemalas yang enggan mencari rezeki. Tetapi mengapa saya selalu malangdan kehidupan saya penuh kesulitan?

’Sang Guru menjawab sederhana, ‘Perbaiki penampilanmu dan ubahlah riakmukamu. Kau tahu, Rasulullah SAW adalah penduduk dunia yang miskin namunwajahnya tak pernah keruh dan selalu ceria. Sebab menurut Rasulullah SAW,salah satu tanda penghuni neraka ialah muka masam yang membuat orang curigakepadanya.’ Lelaki itu tertunduk. Ia pun berjanji akan memperbaikipenampilannya.

Mulai hari itu, wajahnya sentiasa berseri. Setiap kesedihan diterima dengansabar, tanpa mengeluh. Alhamdullilah sesudah itu ia tak pernah datang lagiuntuk berkeluh kesah. Keserasian selalu dijaga. Sikapnya ramah,wajahnyasentiasa menguntum senyum bersahabat. Riak mukanya berseri.Tak heran jika Imam Hasan Al Basri berpendapat, awal keberhasilan suatupekerjaan adalah air muka yang ramah dan penuh senyum.Bahkan Rasulullah SAWmenegaskan, senyum adalah sedekah paling murah tetapi paling besarpahalanya.

Demikian pula seorang suami atau seorang isteri. Alangkah celakanya rumahtangga jika suami isteri selalu berwajah tegang. Sebab tak ada persoalanyang diselesaikan dengan mudah melalui kekeruhan dan ketegangan. Dalam hatiyang tenang, fikiran yang dingin dan wajah cerah, Insya Allah, apapunpersoalannya nescaya dapat di atasi. Inilah yang dinamakan keluargasakinah, yang didalamnya penuh dengan cinta dan kasih sayang.

1 ulasan:

  1. cantek blog hani skrg.. =)

    ~puchong

    BalasPadam